Bupati Melepas Jenazah Inayah, Korban Jatuhnya Lion Air

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono melepas jenazah Inayah Fatma Kurnia Dewi, warga Banjarnegara yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Teluk Karawang. Dalam pemberangkatan jenazah tersebut, Bupati mewakili keluarga di rumah duka, Kampung Prajuritan Kutabanjarnegara, Jumat (9/11/2018).

“Kami atas nama warga masyarakat Banjarnegara dan pemerintah menghaturkan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam atas wafatanya almarhumah. Untuk itu marilah kita lepas almarhumah dengan penuh keikhlasan seraya memohon agar Allah memberi tempat yang terbaik di sisi-Nya,” kata Bupati.

Sementara itu Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi dalam sambutannya, menyampaikan kesedihan yang mendalam keluarga besar Kementerian ESDM atas wafatnya Inayah Fatwa Kurnia Dewi. Kementerian ESDM, katanya, kehilangan salah satu pegawai terbaiknya dan mendoakan agar almarhumah husnul khotimah.

“Almarhumah Inayah Dewi adalah pribadi yang sangat rajin, taat,  ulet dan baik. Pantas kalau kita semua yang hadir di sini, memohon kepada Allah SWT agar almarhumah diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya," kata Iwan.

Iwan  juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, indentifikasi hingga pemakaman almarhumah. “Terima kasih kepada seluruh pihak, pada Basarnas dan juga Polri sehingga jenazah Mbak Inayah bisa diidentifikasi dengan baik dan dimakamkan,” ujar Iwan.

Jenazah Inayah dimakamkan usai shalat Jumat di Pemakaman Umum Gotong Royong Kutabanjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sebelumnya,  jenazah disemayamkan di rumah orangtuanya serta disholatkan di Masjid Al Mansyur Barokah, Kutabanjarnegara.

Turut hadir dalam pelepasan jenazah ini, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Yuli Rachwati, Kepala Biro Perencanaan Harya Adityawarman, Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Susyanto serta rekan-rekan almarhumah.

Almarhumah Inayah merupakan putra dari Bapak Bambang Sutarman (seorang pendidik) dan Ibu Koniah. Almarhum tercatat sebagai PNS di KESDM sejak 1 Desember 2003 dengan jabatan terakhir Kepala Seksi Niaga Gas Bumi. Inayah meninggalkan suami Doni Wijaya dan dua putra. (muji pras / dinkominfo banjarnegara).