Tue10192021

Last updateFri, 23 Nov 2018 7am

Video Banjarnegara

Back You are here: Home Derap Serayu online Tajuk HAJID DAN KERONCONG STEM

HAJID DAN KERONCONG STEM

HAJID DAN KERONCONG STEM

Orang mengenal pria paruh baya berambut gondrong ini dengan nama pendeknya Hajid. Meski begitu, di usianya yang sudah separuh abad lebih tersebut pria bertubuh gempal ini masih banyak terlihat di sejumlah aktivitas, baik di dalam maupun luar kampungnya. Jiwa sosialnya yang tinggi dan kemampuan dalam bergaul membuatnya terpilih menjabat Ketua RT 02 Rejasa sampai sekian tahun lamanya. 

Sedang bagi mereka yang sering menggunakan jasa angkutan mikrolet jurusan Banjarnegara – Karangkobar hapal betul dengan wajah lelaki satu ini sebab sopir angkot menjadi pekerjaannya. Aktivitas sejak pagi buta pukul 02.00 pagi sudah dimulai dengan ngetem (menunggu) penumpang di pertigaan Gayam hingga dhuhur menjelang.
Sedang bagi komunitas seniman musik keroncong di Banjarnegara, lelaki berputera empat dan bercucu satu ini, dikenal sebagai salah satu dedengkot music Kerocong di Banjarnegara. Sejak remaja Hajid dikenal sebagai penggemar, pelaku seni music keroncong. Dua hari dalam seminggu, dirinya selalu menyempatkan waktu luangnya untuk bermain bersama dengan penggemar musik keroncong. Kegiatan ini dilakukan secara bergilir di rumah para penggemar aliran musik ini.
Saat ditemui penulis, Jumat (16/08) di sela-sela group binaanya STEM mengisi acara hiburan di malam Tirakatan HUT RI, lelaki ramah ini berujar “Sekarang saatnya yang muda untuk tampil”. Begitu dia memberi prolog pembicaraan dengan kami.
Musik Keroncong ini, sambungnya dengan penuh semangat, adalah musik asli Indonesia. Karena itu harus diuri-uri terus agar ada generasi penerusnya. Maka terbentuklah group STEM yang anggotanya sungguh sangat bervariasi dan mencerminkan daya hidup berkesenian. Anggota group ini bervariasi dari yang paling muda usia 16 tahun hingga yang tertua umur 50 tahun.
Meski diperkenalkan oleh MC Tirakatan sebagai group music jalanan dan orang pinggiran, namun anggota STEM ini mempunyai latar belakang yang beragam. Dari pelajar, anak kuliahan, pengangguran, pegawai jaga malam, ibu rumah tangga, sopir, dan kernet. Meski sangat beragam, namun persaudaraan diantara mereka sungguh kental.
Bagaimana komunitas masyarakat bawah dalam berkesenian, menggeliat diantara berbagai kesulitan, sungguh tercermin sangat indah dalam nama group ini STEM. Inilah mungkin yang disebut Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., sebagai ke-liatan masyarakat bawah dalam mensiasasi keadaan. Inilah elan vital berkesenian yang tumbuh dalam jiwa masyarakat.
Nama STEM memang terlihat gaya dan berbau ke-Inggris-Inggrisan. Namun sesungguhnya kepanjangan nama ini sungguh sangat local dan bercirikan kuat Banjarnegara. Kepanjangan nama STEM itu adalah Sapa sing TEyeng Marahi, yang artinya siapa saja yang bisa dalam bermusik mengajari lainnya.  
“Jadi diantara kami semangatnya adalah saling belajar. Di sini tidak ada yang merasa diri paling pinter dan paling penting. Semua saling membantu” katanya.
Dirinya berharap, Group keroncong yang diklaim sebagai group anak-anak muda ini, akan terus hidup menjadi penerus generasi tua penggerak dinamisasi keroncong.
“Nyatanya anak-anak muda yang dikenal hanya menggemari music pop, rock, dan dangdut bisa juga melebur di music Keroncong. Terbukti, mereka bisa menerimanya dengan baik” imbuhnya.
Tokoh pendidikan, Ki Hajar Dewantara, pernah berujar seni merupakan perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah sehinga dapat menggerakkan jiwanya. Maka, bolehlah beragam tekanan menerpa hidup, BBM naik, Listrik naik, sekolah mahal, lowongan pekerjaan sulit, namun diantaranya masih ada celah keindahan. Celah keindahan yang menguatkan dan melahirkan harapan bagi banyak orang yaitu bermain musik keroncong.
Keliatan Hajid dan kelompok Keroncong STEM tersebut seolah membawakan pesannya sungguh sangat kuat dan indah karena lahir dari kelembutan jiwa : meski sulit namun kami masih bisa memberi. Apa yang kami beri itu namanya adalah keindahan jiwa. Keindahan jiwa itu adalah music Keroncong. Maka, tenangkanlah duduk Anda sejenak…dan dengarkan kami membawakan lagu…
di tepinya sungai serayu….waktu fajar menyingsing…pelangi merona warnanya…nyiur melambai-lambai……. (**—eko br)

 

Wisata

Pariwisata di banjarnegara
Pariwisata
Banjarnegara

Perkebunan

POHON KARET
Perkebunan &
Kehutanan

Pertanian

Potensi
Pertanian

Industri

Potensi Perindustrian di Banjarnegara
Potensi
Industri

Pertambangan

Potensoi Pertambangan
Potensi
Pertambangan